Sabtu, 11 Maret 2017

puisi tanpa nama


http://negaraqq.net/?ref=28153

Bulan tak ingin membawa tertawa manja

Kala waktu enggan berkawan pada hari

Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri

Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini

Hitam memang menang menyerang terang

Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari

Bersama untaian senandung salam alam pagi.
(Puisi Tanpa Nama)



Penaku menulis..
Ketika hati menangis..
Menceritakan seribu kisah
Yang tak kan terlupa sampai ku menutup mata.
Pena ku menulis ..
Seribu syair pedihku
Menceritakan kisah ku
Yang tak akan terhapus oleh waktu..

Ku tulisakan seribu kisah

Dari bahagia hinggga derita
Bercerita tentang kisah cinta
Bercerita tentang indah dunia
Bercerita tentang perjuangan
Bersajak puisi kerinduan..
Dari Setiap sajak kata-kata
Ku titipkan sejuta tawa
Untuk dia yang aku cinta.
Apa yang telah aku punya
Pasti akan sirna binasa
Begitu banyak kisah cerita
Yang tak habis sampai ku menutup mata..
Aku bukan sorang pujangga
Yang pandai merangkai kata
Aku hanya manusia biasa
Yang menulis cerita cinta
Tentang aku dan masalalu.
Yang selalu membunuh rasaku
Yang selalu menjadi imaginasiku
Dia pernah singgah di hatiku
Mengisi ruang kosong di lubuk jiwaku.
Tentang dia yang memberi warna
Untuk dia yang telah sirna.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar